omG8HI9LSKFW6lhCj8prTs0Z6lUhdOT9Jhi1Sf4m

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Node, Cabang, dan Loop Rangkaian Listrik

Karena komponen listrik dapat diinterkoneksi dengan beberapa cara, kita perlu memahami beberapa konsep dasar dari topologi jaringan. Untuk membedakan antara rangkaian dan jaringan, kita menganggap bahwa jaringan adalah interkoneksi dari beberapa elemen atau perangkat; dan rangkaian adalah sebuah jaringan yang menyediakan satu atau lebih jalur tertutup.

Teori Node, Cabang, dan Loop

Pada topologi jaringan, kita mempelajari konfigurasi elemen yang membentuk suatu jaringan. Elemen tersebut meliputi cabang (branch), node, dan loop.
Cabang digambarkan oleh sebuah elemen seperti sumber tegangan atau resistor.
elemen rangkaian listrik
Gambar 1. Rangkaian listrik sederhana
Untuk penjelasan yang lebih mudah, sebuah cabang menggambarkan elemen apapun dengan dua terminal. Seperti pada Gambar.(1) dimana memiliki lima cabang : sumber tegangan 10 V, sumber arus 2 A, dan tiga resistor.
Node adalah titik yang merupakan koneksi dari dua atau lebih cabang.
Node biasanya digambarkan oleh sebuah titik pada sebuah rangkaian. Jika sebuah short circuit (menghubungkan kabel) memiliki dua node, maka dua node tersebut membentuk sebuah node. Pada Gambar.(1) memiliki tiga node a, b, dan c. Perhatikan pada tiga node penyambung kabel bertransformasi menjadi sebuah node b yang dianggap satu node. Konsep yang sama berlaku unutk node c. Kita dapat menggambar ulang Gambar.(1) menjadi Gambar.(2) yang lebih sederhana dan Gambar.(1) masih identik dengan Gambar.(2).
elemen rangkaian listrik
Gambar 2. Transformasi sederhana
Loop adalah jalur tertutup yang berada dalam rangkaian.
Loop merupakan jalur tertutup yang terbentuk mulai dari suatu node melewati kumpulan node dan berakhir pada node awal tanpa melalui node yang sama lebih dari satu kali. Suatu loop disebut bebas (independent) jika hanya memiliki setidaknya satu cabang yang bukan merupakan bagian dari independent loop lain.

Hal yang memungkinkan untuk membentuk kumpulan independent loop dimana salah satu loop tidak memiliki cabang. Pada Gambar.(2), abca dengan 2 Ω merupakan independent. Loop kedua dengan 3 Ω dan sumber arus merupakan independent. Loop ketiga 3 Ω paralel dengan 2 Ω. Contoh di atas merupakan kumpulan independent loop.

Sebuah jaringan dengan b cabang, n node, dan l independent loop dapat memenuhi teorema dasar dari topologi jaringan :
elemen rangkaian listrik
(1)
Topologi rangkaian adalah materi yang bagus untuk mempelajari tegangan dan arus pada rangkaian listrik
Dua atau lebih elemen disebut hubung seri jika mereka memiliki satu node yang sama dan memiliki nilai arus yang sama.
Dua atau lebih elemen disebut hubung paralel jika mereka terhubung pada dua node yang sama dan memiliki nilai tegangan yang sama

Contoh Soal Node, Cabang, dan Loop

Untuk memudahkan pemahaman mari kita simak contoh di bawah :
1.Tentukan jumlah cabang dan node pada Gambar.(3) dan tentukan hubung seri atau hubung paralel.
elemen rangkaian listrik
Gambar 3
Solusi :
Rangkaian memiliki 4 elemen sehingga terdapat 4 cabang : 10 V, 5 Ω, 6 Ω, dan 2 A.
Rangkaian memiliki 3 node : Gambar.(4)
elemen rangkaian listrik
Gambar 4
Hubung seri : 5 Ω dan 10 V
Hubung paralel : 6 Ω, 2 A, terhubung bersama ke node 2 dan 3.

For English and better explanation read here : Nodes, Branches, and Loops
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Language