omG8HI9LSKFW6lhCj8prTs0Z6lUhdOT9Jhi1Sf4m

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Konsep Dasar Rangkaian Listrik

Teori rangkaian listrik dan elektromagnetik adalah dua teori dasar yang menjadi pondasi teknik elektro. Banyak cabang teknik elektro, seperti, daya, mesin listrik, kontrol, elektronika, komunikasi, dan instrumensasi yang berdasar pada teori rangkaian listrik.

Perkenalan Rangkaian Listrik

Materi teori dasar rangkaian listrik merupakan materi paling penting bagi siswa teknik elektro dan merupakan materi awal yang sangat cocok. Pada teknik elektro, kita sering tertarik dalam menghubungkan atau mengirim energi dari satu titik ke titik lain. Untuk dapat melakukan ini kita membutuhkan interkoneksi dalam perangkat elektro. Sebuah interkoneksi dapat diasumsikan sebagai rangkaian listrik dan tiap komponen pada rangkaian adalah elemen.
Sebuah rangkaian listrik adalah interkoneksi antar elemen elektronik.
Sebuah rangkaian listrik sederhana dapat dilihat pada Gb.1 dimana terdapat tiga elemen dasar : baterai, lampu, dan kabel. Hanya dengan menggunakan rangkaian sederhana ini kita dapat mengaplikasikannya menjadi senter.
Konsep Dasar Rangkaian Listrik
Gb.1 Rangkaian hubungan listrik sederhana
Rangkaian yang benar - benar rumit dapat dilihat pada Gb.2, menyajikan diagram skematik sebuah radio receiver. Meskipun terlihat sangat rumit, rangkaian ini dapat dianalisa menggunakan teknik yang akan dipelajari dalam blog ini.
Konsep Dasar Rangkaian Listrik
Gb.2 Rangkaian transmitter radio
Rangkaian listrik telah digunakan pada banyak sistem elektro untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Dengan menganalisa rangkaian, kita dapat mempelajari prinsip rangkaian : Bagaimana respon yang diberikan terhadap input? Bagaimana menciptakan interkoneksi pada elemen dan perangkat pada rangkaian yang berhubungan?

Kita memulai pembelajaran kita dengan mendefinisikan beberapa konsep dasar seperti muatan, arus, tegangan, elemen rangkaian, daya, dan energi.

Satuan Besaran

Sebagai insinyur elektro, kita berhubungan dengan kuantitas yang dapat diukur. Pengukuran kita harus mengikuti standar profesional yang diterima seluruh dunia. Satuan besaran internasional yang kita gunakan adalah International System of Units (SI), diadopsi dari General Conference on Weights and Measurement pada 1960. Dalam sistem ini terdapat 7 besaran pokok dimana masing - masing memiliki besaran turunan. Tabel.1 menunjukkan 6 besaran pokok dan 1 besaran turunan yang akan kita gunakan dalam mempelajari rangkaian listrik.
Konsep Dasar Rangkaian Listrik
Tabel.1 Satuan SI
Satu kelebihan dari besaran SI adalah sistem tersebut menggunakan satuan yang menggunakan kelipatan 10 baik lebih besar maupun lebih kecil dari nilai dasar.

Jenis Rangkaian Listrik

Kita akan banyak bertemu dengan rangkaian listrik di kehidupan sehari - hari. Aplikasi rangkaian listrik akan menghasilkan jenis rangkaian listrik yang berbeda pula. Sebagai permulaan, rangkaian listrik secara garis besar akan terbagi menjadi
Perbedaan keduanya adalah jenis sumber listrik yang menyuplai rangkaian. Untuk penjelasan sederhana, rangkaian dc akan disuplai listrik tipe dc, sedangkan rangkaian ac akan disuplai listrik ac. Keduanya mirip tetapi membutuhkan metode analisa dan menghasilkan aplikasi yang berbeda pula. Pastikan kalian membaca kedua jenis rangkaian di atas.

Setelah memahami jenis rangkaian, kalian akan mempelajari berbagai macam konsep dasar dan hukum rangkaian listrik, yaitu :

Konsep Dasar Rangkaian Listrik :

  1. Muatan dan Arus Listrik
  2. Tegangan Listrik
  3. Daya Listrik
  4. Elemen Rangkaian Listrik

Hukum Dasar Rangkaian Listrik :

  1. Hukum Ohm
  2. Node, Cabang, Loop
  3. Hukum Kirchhoff
  4. Resistor Seri
  5. Resistor Paralel
  6. Transformasi Wye Delta

For English read Electric Circuit Basic Concept 
Related Posts
SHARE
Lebih baru Terlama

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Language