omG8HI9LSKFW6lhCj8prTs0Z6lUhdOT9Jhi1Sf4m

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Rangkaian Seri : Penjelasan, Ciri, Rumus, dan Rangkaian Pembagi Tegangan

Rangkaian seri merupakan satu dari dua cara menghubungkan beberapa komponen listrik dalam satu rangkaian. Beberapa komponen listrik dapat dihubungkan menjadi satu dengan dua cara untuk membentuk suatu rangkaian listrik dengan banyak fungsi dan manfaat. Tujuan dari penentuan rangkaian seri dan paralel merupakan hal yang mendasari desain rangkaian listrik. Hampir setiap saat kita harus menggabungkan resistor baik dalam hubung seri maupun paralel. Cukup sering hingga hal ini membutuhkan perhatian khusus.

Kenapa kita harus untuk mempelajari rangkaian listrik, khususnya rangkaian seri paralel? Resistor yang dijual di toko tidak akan memiliki nilai yang benar - benar kita inginkan. Untuk memperoleh nilai resistor yang kita inginkan, kita harus menghubungkan beberapa resistor dalam hubungan seri atau paralel. Hasil dari hubungan seri atau paralel ini akan menghasilkan hambatan pengganti yang kita inginkan.

Pada post kali ini kita akan membahas mengenai rangkaian seri dan hanya berfokus pada resistor untuk mempermudah pemahaman.
Pastikan kalian telah membaca Rangkaian Paralel untuk dapat memahami perbedaan keduanya.

Pengertian Rangkaian Seri

Rangkaian listrik dapat dibentuk dengan hubungan seri dan paralel. Keduanya dapat menghasilkan hambatan pengganti yang berbeda sesuai kebutuhan dan keinginan kita. Rangkaian seri adalah metode menghubungkan beberapa beban dan sumber energi, baik sumber tegangan atau sumber arus secara berurutan. Perhatikan rangkaian satu loop di Gambar.(1) sebagai contoh rangkaian seri. Terminal positif R1 terhubung dengan salah satu terminal sumber tegangan dan terminal negatif R1 terhhubung dengan terminal positif R2. Secara mudah, rangkaian seri menghubungkan beban dalam satu baris dan satu jalur.
rangkaian seri
Gambar 1. Resistor seri
Dua resistor dalam hubung seri karena arus i dengan nilai yang sama mengalir di kedua resistor.

Ciri Rangkaian Seri

Rangkaian listrik seri memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari rangkaian paralel antara lain :
  • Rangkaian lebih sederhana karena hanya terdapat satu jalur.
  • Semua  komponen disusun dalam satu baris atau satu deret.
  • Tidak ada percabangan.
  • Arus yang mengalir pada tiap komponen adalah sama.
  • Tegangan pada tiap komponen bergantung pada nilai resistor.
  • Menghasilkan hambatan pengganti yang lebih besar dari nilai resistor terbesar.

lanjutkan penjelasan di bawah untuk menentukan nilai hambatan pengganti,

Rumus Rangkaian Seri

Analisa rangkaian seri dapat digunakan hukum ohm dan hukum kirchhoff seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Dengan Hukum Ohm untuk tiap resistor, kita peroleh
rangkaian seri
(1)
Menggunakan KVL dengan searah jarum jam, kita dapatkan
rangkaian seri
(2)
Menggabungkan Persamaan.(1) dan (2) menjadi
rangkaian seri
(3)
atau
rangkaian seri
(4)
Dan Persamaan.(3) dapat diekspresikan menjadi
rangkaian seri
(5)
Anggap kedua resistor dapat diekspresikan dengan resistor ekuivalen Req, sehingga rumus hambatan pengganti adalah
rangkaian seri
(6)
Karena Gambar.(1) dapat digantikan dengan rangkaian ekuivalen pada Gambar.(2), kedua rangkaian tersebut ekuivalen karena memiliki nilai tegangan dan arus yang sama pada terminal a-b.
rangkaian seri
Gambar 2. Rangkaian ekuivalen resistor seri
Sebuah rangkaian ekuivalen seperti pada Gambar.(2) sangat berguna untuk menyederhanakan analisa rangkaian listrik. Secara umum,
Resistansi ekuivalen dari beberapa resistor yang dihubung seri adalah jumlah dari tiap resistor tersebut.
Untuk N resistor yang dihubung seri maka rumus rangkaian seri adalah
rangkaian seri
(7)
Untuk menentukan tegangan pada tiap resistor pada Gambar.(2) kita substitusi Persamaan.(3) ke (1) dan mendapatkan
rangkaian seri
(8)

Rangkaian Seri Sebagai Pembagi Tegangan

Sumber tegangan v terbagi oleh beberapa resistor yang sebanding dengan resistansinya; semakin besar resistansi maka semakin besar voltage drop. Hal ini disebut prinsip pembagi tegangan dan rangkaian pada Gambar.(1) disebut pembagi tegangan atau voltage divider. Secara umum, jika pembagi tegangan memiliki N resistor (R1R2, ....,RN ) hubung seri dengan sebuah sumber tegangan v, maka resistor ke-n akan memiliki voltage drop sebesar
rangkaian seri
(9)
Pembagi tegangan digunakan untuk membagi tegangan tinggi menjadi tegangan yang lebih rendah.


For English and better explanation read Series Resistors Circuit and Voltage Divider
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Language