omG8HI9LSKFW6lhCj8prTs0Z6lUhdOT9Jhi1Sf4m

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Definisi Muatan dan Arus Listrik

Kita tahu bahwa muatan e pada elektron adalah negatif dan nilainya setara dengan 1.602 x 10-19, sedangkan proton membawa muatan positif dengan nilai yang sama dengan elektron. Keseimbangan jumlah proton dan neutron menciptakan atom yang netral.

Pastikan kalian telah membaca peran arus listrik dalam rangkaian listrik terlebih dahulu.

Muatan Listrik

Konsep dasar dari muatan listrik merupakan hal yang mendasari prinsip dasar semua fenomena elektrik. Nilai paling dasar dari rangkaian listrik adalah muatan listrik. Kita semua memiliki pengalaman yang berhubungan dengan muatan listrik seperti ketika kita melepas sweater wol.
Muatan adalah satuan terkecil dari atom atau sub bagian dari atom, diukur dengan Coulomb (C).
Poin berikut harus diperhatikan meliputi muatan listirk:
  1. Coulomb adalah besaran yang besar untuk muatan. Pada 1 C muatan, terdapat 1/(1.602 x 10-19) = 6.24 x 1018 elektron.
  2. Berdasarkan penelitian, satu-satunya muatan yang terdapat di alam secara alami adalah muatan listrik e = 1.602 x 10-19 C.
  3. Hukum kekekalan mengatakan bahwa muatan tidak dapat dibuat maupun dimusnahkan, hanya dapat ditransfer. Sehingga penjumlahan aljabar muatan listrik pada sistem tidak berubah.
Kita amati Gambar.(1) dimana kabel (yang terdiri beberapa atom) dihubungkan dengan baterai (sumber gaya gerak listrik), muatan dapat digerakkan; muatan positif bergerak dalam satu arah ketika muatan negatif bergerak pada arah sebaliknya. Gerakan muatan ini menghasilkan arus listrik.

Untuk tujuan konvensional, aliran arus akan ditentukan oleh arah aliran muatan positif walaupun elektron bergerak dengan arah sebaliknya. Arah aliran arus dapat dilihat pada Gambar.(1).
Konsep Dasar Rangkaian Listrik
Gambar 1. Aliran arus listrik

Arus Listrik

Sebelum melanjutkan bagian selanjutnya, mari kita simak penjelasan singkat di bawah :
Arus listrik adalah perubahan muatan dalam selang waktu tertentu, diukur dalam ampere (A)
Dalam persamaan matematik, hubungan antara arus i, muatan q, dan waktu t, diwakili oleh :
Konsep Dasar Rangkaian Listrik
(1)
dimana :
i = arus / current (Ampere = A)
dan
1 ampere = 1 coulomb/second

Arus listrik merupakan suatu elemen penting dalam menentukan besar daya listrik yang kita gunakan pada rumah kita sehari - hari.

Kita dapat memperoleh muatan yang ditransfer dalam waktu to dan t  menggunakan integral pada setiap ruas Persamaan.(2).
Konsep Dasar Rangkaian Listrik
(2)
Melihat kembali Persamaan.(1), arus tidak perlu dinyatakan dalam bentuk nilai tetap. Untuk penjelasan lebih lanjut, kita akan menemukan beberapa variasi perubahan muatan. Terdapat dua jenis arus.
Jika arus memiliki nilai konstan dalam suatu waktu atau nilainya tidak berubah dalam suatu waktu, kita menyebutnya direct current (dc) atau arus searah seperti pada Gambar.(2).
Arus searah (dc) adalah arus yang nilainya konstan dalam suatu perubahan periode waktu.
Simbol dari arus konstan adalah I.
Konsep Dasar Rangkaian Listrik
Gambar 2. Bentuk gelombang dc
Arus yang nilainya berubah dalam suatu periode waktu tertentu diwakili oleh simbol i. Arus jenis ini dinamakan alternating current (ac) atau arus bolak - balik. Jenis arus ini memiliki bentuk gelombang sinusoidal seperti pada Gambar.(3).

Selain harus memahami arus listrik, kalian juga perlu untuk memahami apa yang dimaksud tegangan listrik dan arus bolak - balik (ac). Arus bolak - balik (ac) adalah arus yang nilainya berubah selaras dengan sinusoidal dalam periode waktu.
Konsep Dasar Rangkaian Listrik
Gambar 3. Bentuk gelombang ac
Jenis arus pada Gambar.(2) dan (3) adalah tipe umum dari arus. Sebagai pengingat, arah arus akan mengikuti arah aliran muatan positif.

For English and better understanding read What Are Electric Current
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Language