omG8HI9LSKFW6lhCj8prTs0Z6lUhdOT9Jhi1Sf4m

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

  • Analisis Mesh
    Analisis mesh menyediakan metode lain untuk menganalisa rangkaian listrik menggunakan arus mesh se…
  • Teori Rangkaian DC
    Rangkaian dc dialiri oleh sumber listrik dc, seperti baterai yang terhubung dengan kabel konduktor…
  • Analisis Supernode
    Pada postingan sebelumnya tentang analisis node , kita mempelajari tentang analisis node tanpa su…

Mengenai Saya

Rumus Tegangan Listrik

Secara garis besar, kita perlu mengingat bahwa
Tegangan atau beda potensial adalah energi yang diperlukan untuk menggerakkan satu muatan melewati suatu elemen, diukur dalam volt (V).
Rumus Tegangan Listrik 

Tegangan Listrik

Dari penjelasan sebelumnya, untuk menggerakkan elektron dari satu titik ke titik lain, kita membutuhkan usaha atau transfer energi. Usaha ini terjadi karena adanya gaya gerak listrik atau ggl (electromotive force - emf) dari luar, dan diwakili oleh baterai seperti pada rangkaian sederhana senter dimana digambarkan arus listrik mengalir. Gaya gerak listrik ini dapat disebut juga tegangan atau beda potensial. Dalam sebuah rangkaian listrik, vab  di antara titik a dan b dibutuhkan untuk menggerakkan sebuah muatan dari titik a ke b sebagai usaha atau energi, dalam persamaan matematik dinyatakan :
Rumus Tegangan Listrik
(1)
dimana :
w = usaha / work (Joule = J)
q = muatan / charge (Coulombs = C)

Tegangan vab diperoleh dalam volt (V), untuk menghargai jasa penemu fisika, Alessandro Antonio Volta (1745 - 1827), penemu pertama baterai. Dari Persamaan.(1) :
1 volt = 1 joule/coulomb = 1 newton-meter/coulomb
Rumus Tegangan Listrik
Gambar 1. Beda potensial
Pemahaman yang mudah tentang tegangan dapat dilihat Gambar.(1). Tegangan yang melalui sebuah elemen yang tersambung pada titik a dan b. Simbol plus (+) dan minus (-) mewakili arah aliran arus atau polaritas tegangan. Terdapat dua cara untuk menganalisa vab : (1) potensial pada titik a kebih tinggi daripada titik b, atau (2) potensial pada titik a terhadap titik b adalah vab. Secara logika umum :
Rumus Tegangan Listrik
(2)
Untuk memahami lebih jauh tentang definisi tegangan listrik, pastikan kalian telah membaca apa itu rangkaian listrik.

Untuk pemahaman yang lebih baik kita simak Gambar.(2). Dua perwakilan dengan tegangan yang sama pada 9 V dengan polaritas yang berbeda bergantung pada simbol polaritas. Pada Gambar.(2a), titik a adalah +9V di atas titik b, sedangkan pada Gambar.(2b), titik b mengalami tegangan turun (voltage drop) sebesar -9V di atas titik a. Dari pandangan ini, kita dapat menyimpulkan bahwa pada Gambar.(2a) ada voltage drop 9V dari titik a ke b dan di Gambar.(2b) ada tegangan naik (voltage rise) 9V dari titik b ke a. Dengan kata lain, voltage drop pada Gambar.(2a) ekuivalen dengan voltage rise pada Gambar.(2b).
Rumus Tegangan Listrik
Gambar 2. Polaritas tegangan
Sama seperti arus, tegangan juga memiliki bentuknya bergantung pada nilainya pada suatu periode waktu. Tegangan dengan nilai konstan dikenal dengan tegangan dc (dc voltage) dan diwakilkan oleh V, sedangkan tegangan dinamik dinamakan tegangan ac (ac voltage) dan diwakilkan oleh v.

Seperti yang sudah kalian ketahui, perkalian antara tegangan dan arus merupakan rumus daya listrik.

For English, read Electric Voltage.
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Language